Selasa, 15 November 2011

E-Business

Begitu banyak definisi tentang e-business yang terdapat dalam literatur dan internet.

Berikut iniadalah beberapa di antaranya:

A. E-business adalah praktek pelaksanaan dan pengelolaan proses bisnis utama seperti

perancangan produk, pengelolaan pasokan bahan baku, manufaktur, penjualan, pemenuhan

pesanan, dan penyediaan servis melalui penggunaan teknologi komunikasi, komputer, dan

data yang telah terkomputerisasi. (Steven Alter. Information System: Foundation of E-Business. Prentice

Hall. 2002)

B. E-business meliputi semua hal yang harus dilakukan menggunakan teknologi informasi dan

komunikasi (ICT) untuk melakukan kegiatan bisnis antar organisasi maupun dari organisasi

ke konsumen. (Sid L. Huff, dkk. 2000. Cases in Electronic Commerce. McGraw-Hill)

C. Penggunaan internet dan teknologi digital lainnya untuk komunikasi, koordinasi, dan

manajemen organisasi. (Kenneth C. Laudon dan Jane P. Laudon. 2001. Esssentials of Management

Information Systems: Organization and Technology in Networked Enterprise. Prentice Hall)

D. E-business adalah mengenai penggunaan teknologi internet untuk melakukan transformasi

proses bisnis yang dilakukan. Bentuk e-business yang paling mudah terlihat adalah

pembelian barang secara online baik retail maupun grosir. (Samantha Shurety.1999. E-business

with Net.Commerce. Prentice Hall)

E. Definisi e-business menurut IBM adalah sebuah pendekatan yang aman, fleksibel, dan

terintegrasi untuk memberikan nilai bisnis yang berbeda dengan mengkombinasikan sistem

dan proses yang menjalankan operasi bisnis utama dengan pemanfaatan teknologi internet.

(Christoper Stoole. 2000. E-business – Just What is It? http://ebusiness.about.com/industry)

F. Menghubungkan sistem teknologi informasi tradisional dengan internet akan menjadi

sebuah e-business. (Daniel Amor. 2000. The E-business Revolution. Prentice Hall)

G. E-business adalah mengelola bisnis di internet yang terkait dengan pembelian, penjualan,

pelayanan terhadap konsumen, dan kolaborasi antar rekan bisnis. Istilah e-business pertama

kali digunakan salah satunya oleh IBM pada tahun 1997. (SearchCIO.com)

H. Perusahaan di internet; Penggunaan internet untuk pengelolaan bisnis misalnya untuk

menghubungkan dengan konsumen, supplier, pekerja, dan rekan bisnis.; Perusahaan yang

menggunakan teknologi internet. (MSN Encarta)

I. Definisi e-business secara sederhana adalah penggunaan internet untuk berhubungan

dengan konsumen, rekan bisnis, dan supplier. Penggunaan internet menyebabkan proses

bisnis menjadi lebih efisien. Dalam penggunaan e-business, perusahaan perlu untuk

membuka data pada sistem informasi mereka agar perusahaan dapat berbagi informasi

dengan konsumen, rekan bisnis, dan supplier dan dapat bertransaksi secara elektronik

dengan mereka memanfaatkan internet.Beda e-business dengan e-commerce adalah ecommerce

hanya berupa transaksi secara elektronik di internet sedangkan e-business

termasuk juga pertukaran informasi secara online misalnya sebuah perusahaan manufaktur

membagi informasi persediaan bahan baku ke supplier, sebuah lembaga keuangan membagi

informasi tentang perbankan, credit card, dll dengan konsumen mereka, dan sebagainya.

(Executive Guides: Business To Customer www.netessence.com.cy)

J. E-bisnis adalah istilah yang digunakan untuk menggambarkan bisnis yang dijalankan pada

internet, atau penggunaaan teknologi internet untuk meningkatkan produktivitas dan

keutungan dari suatu bisnis. (http://www.wisegeek.com/what-is-ebusiness.htm)

Berdasarkan beberapa definisi e-bisnis yang dikemukakan di atas, kita dapat

menggabungkannya ke dalam suatu definisi e-business yang utuh dengan melihat kesamaan dari setiap definisi tersebut dan menggabungkannya. Kesamaan tersebut dapat kita lihat dari beberapa sudut pandang, yaitu pelaku e-business, alat atau media atau sumber daya yang digunakan, objek atau kegiatan yang menjadi sasaran, tujuannya, dan keuntungan yang diberikan. Hasilnya sebagai berikut:

• Pelaku E-Business

‐ Organisasi, konsumen, perusahaan, supllier, pekerja, rekan bisnis

• Alat/Media/Sumber Daya yang Digunakan

‐ Teknologi informasi dan komunikasi

‐ Komputer, data yang telah terkomputerisasi

‐ internet

• Kegiatan Sasaran

‐ Kegiatan bisnis

‐ Proses bisnis utama

‐ Pembelian, penjualan,pelayanan, transaksi

‐ Operasi bisnis utama

• Tujuan

‐ Koordinasi, Komunikasi, dan Pengelolaan organisasi

‐ Transformasi proses bisnis

‐ Sharing informasi

• Keuntungan

- Pendekatan yang aman, fleksibel, dan terintegrasi

- Memberikan nilai bisnis yang berbeda

- Efisien

- Peningkatan produktivitas dan keutungan


Sumber : Berbagai sumber dan Google

Rabu, 09 November 2011

Tugas S.I.A

1. Di bioskop, ada seorang pegawai yang biasanya bertanggungjawab untuk memberikan karcis dan menerima uang, sementara pegawai lainnya mengumpulkan karcis saat penonton memasuki bioskop. Apa alasan kegiatan ini?

Memastikan bahwa aktifitas bisnis dilakukan dengan efisien dan efektif,pemisahan tugas diterapkan dan pegawai mempunyai tanggung jawab agar semua kegiatan bisnis di bioskop berjalan dengan lancar.

2. Banyak restoran yang menggunakan nota pesanan pelanggan yang telah diberi nomor terlebih dahulu. Setiap pelayan diberikan nota ini untuk menulis pesanan pelanggan. Pelayan diberitahukan untuk tidak membuang satupun nota pelanggan tersebut. Apabila terjadi kesalahan, mereka harus membatalkan nota tersebut dan menulis yang baru. Setiap hari, seluruh nota yang dibatalkan akan dikembalikan ke manajer. Bagaimanakah cara kebijakan ini dapat membantu restoran untuk mengendalikan penerimaan kasnya?

Akan dapat dokumentasi yang memadai atas seluruh aktifitas bisnis di restoran tersebut.Dan manajer dapat memverifikasi tanggung jawab telah dilakukan dengan baik oleh pelayan di restoran tersebut dan bisa membuat laporan keuangan lebih terperinci dan akurat.

3. Sebutkan siklus-siklus transaksi bisnis yang terjadi pada umumnya pada suatu organisasi. Dan tuliskan kegiatan bisnis yang umum dan dokumen sumber yang dihasilkan pada masing-masing siklus transaksi tersebut !

Minggu, 09 Oktober 2011

Siklus akuntansi (tugas ke- 2)



Metode pencatatan persediaan barang dagangan secara terus menerus

pada setiap terjadi transaksi yang menyangkut persediaan barang dagangan baik pembelian dan penjualan .

1. Pembelian

a. Tunai

Persediaan barang dagangan (D) XX

Kas (K) XX

b. Kredit

Persediaan barang dagangan (D) XX

Huatang Dagang (K) XX

2. Retur Pembelian

a. Tunai

Kas (D) XX

Persediaan barang dagangan (K) XX

b. Kredit

Hutang dagang (D) XX

Persediaan barang dagangan (K) XX

3. Potongan Pembelian

a. Tunai

Potongan pembelian tunai tidak dicatat.

b. Kredit

Hutang dagang (D) XX

Persediaan barang dangan (K) XX

4. Beban angkut pembelian

Persediaan barang dagangan (D) XX

Kas (K) XX

5. Penjualan

a. Tunai

Kas (D) XX

Penjualan (K) XX

HPP (D) XX

Persediaan barang dagangan (K) XX

b. Kredit

Piutang dagang (K) XX

Penjualan (D) XX

HPP (D) XX

Persediaan barang dagangan (K) XX

6. Retur penjualan

a. Tunai

Retur penjualan (D) XX

Kas (D) XX

Persediaan barang dagangan (D) XX

HPP (K) XX

b. Kredit

Retur penjualan (D) XX
Piutang Dagang (K) XX

Persediaan barang dagangan (D) XX

HPP (K) XX

7. Potongan penjualan

a. Tunai

Potongan penjualan tunai tidak dicatat

b. Kredit

Kas (D) XX

Potongan penjualan (D) XX

Piutang dagang (K) XX

8. Beban angkut penjualan

Beban angkut penjualan (D) XX

Kas (K) XX

Sumber :

http://triharyanto2.wordpress.com/2009/04/06/modul-akuntansi-kelas-xii/

http://www.attayaya.net/2010/06/siklus-akuntansi.html